Mau jadi Penulis? Menulislah!

Writer’s write. Saya suka sekali dengan kata-kata tersebut. Pertama kali saya mendapatkannya di blog ini. Tipsnya sederhana. Jadi, initinya kalau mau jadi penulis ya menulislah. Semakin sering menulis, semakin baik tulisannya.

Begitu pun dengan yang lainnya. Mau jadi penghafal Qur’an maka menghafallah. Mau jadi pemanah yang handal, maka berlatihlah. Mau bisa berkuda, ya harus sering-sering menunggangi kudanya. Tidak ada hal di dunia ini yang terjadi dengan instan. Semua butuh proses. Dalam proses itu kita mengetahui kesalahan, kekurangan dan kelebihan kita.

Jika dalam perjalanannya menemui kendala, seperti malas. Maka, lawanlah. Ada yang berkomentar buruk, mencemooh, tidak acuh dengan tulisan kita biarkan saja. Bisa jadi mereka bukan tipe pembacanya. Saya teringat kata seseorang, lupa orangnya siapa, setiap tulisan akan menemukan pembacanya. Jadi, tidak ada tulisan yang sia-sia. Ingat terus kata bijak dalam buku tulis zaman sekolah, practice makes perfect.

Oh, iya. Jangan pikirkan tentang bakat. Jika ada orang yang memang dalam sekali menulis hasilnya bagus, maksudnya memang dia berbakat dalam hal itu biarkan saja. Setiap manusia itu ditakdirkan berbeda. Seseorang pernah berkata kepada saya, bahwa bakat tidak akan ada apa-apanya tanpa diasah. Sedangkan, apa pun yang dipelajari secara otodidak dapat berkembang pesat jika dilatih terus menerus.

Maka, ingin jadi penulis? Menulislah!

©rasacerita. Page 8 of 354. 11 Muharram 1439 H.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *