Refleksi ODOP

 

Tepat hari ke-11 saya kembali bergabung di ODOP. Banyak keseruan yang saya dapat. Teman baru, ilmu baru dan tentunya pelajaran baru.

Pagi tadi saya mencoba berkontemplasi. Meninjau ulang perjalanan saya bersama ODOP ini.

Alhamdulillah, tidak ada hutang tulisan. Materi terus ter-update walaupun saya perlu manjat ratusan chat selepas mengajar.

Hanya saja saya merasa rugi. Rugi dengan tulisan-tulisan saya yang seadanya. Rugi dengan alasan yang penting hari ini menulis. Alangkah waktu selalu diharap dapat berputar jika sudah seperti ini.

Pun saya merasa malu membaca kembali 10 tulisan yang telah saya buat. Tak layak terbit. Boleh dimasukkan kategori menulis asal-asalan, tetapi penyesalan itu tidak akan mengubah apa-apa tanpa adanya perubahan, kan?

Dalam kondisi yang seperti ini, saya membaca buku Menggali Ke Puncak Hati karya Ustadz Salim A. Fillah. Buku ini saat awal terbit berjudul Gue Never End. Saya membaca kata pengantarnya, di sana Ustadz Salim menerangkan sebenarnya dia tidak ingin menerbitkan buku ini lagi, pun jika perlu maka harus dibuat perubahan, karena gaya bahasa dan pemahaman Ustadz Salim yang sekarang sudah berbeda. Namun, pada akhirnya tetap diterbitkan ulang. Banyak peminatnya. Kali ini dengan judul yang diubah. Isinya dibiarkan sesuai dengan pemahaman beliau saat itu.

Pembukaan yang dijabarkan Ustadz Salim sungguh mengena di hati saya. Biarlah sepuluh tulisan itu apa adanya. Sebagaimana saya menuliskannya. Seperti apa kejar-kejaran dengan tenggat waktu. Begitulah ekspresi yang tertuang. Akan tetapi, tulisan ini menjadi awal pembaharuan. Untuk dapat menulis lebih serius, lebih terstruktur dan lebih penuh manfaat serta dapat menjadi penawar. Seperti yang tercatat dalam Hadist Riwayat Thabrani, “Tiga orang yang akan selalu diberi pertolongan oleh Allah adalah seorang mujahid yang selalu memperjuangkan agama Allah subhanahu wa ta’ala, seorang penulis yang selalu memberi penawar, dan seorang yang menikah untuk menjaga kehormatannya.”

©rasacerita
Page 11 of 354
15 Muharram 1439 H

You may also like

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *