Mau Datang ke Kajian? Luruskan Niat!

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ

Amal itu tergantung niatnya”

(HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Niat itu penting dalam setiap aktivitas. Terutama aktivitas yang berhubungan dengan ibadah. Seperti saat menghadiri majelis ilmu. Apalagi saat majelis yang dihadiri isi oleh Ustad yang cukup terkenal. Yang lagi booming atau yang sering wara-wiri di stasiun TV.

Menyenangkan memang dapat bertemu langsung dengan Ustad favorit kita. Ditambah jika dapat kesempatan untuk mengabadikan gambar bersama. Saya pun tentu akan merasa senang. Namun, Ustad itu berbeda dengan artis. Hal utama yang perlu kita dapatkan dari mereka adalah ilmunya. Bukan foto barengnya.

Seperti apa yang dikatakan pada hadits di awal bahwa amal itu tergantung niatnya. Datanglah ke kajian dengan niat untuk menuntut ilmu. Karena apa yang akan kita dapat setelah selesai majelis adalah setara dengan apa yang kita niatkan. Maka dari itu, janganlah disia-siakan dengan niat yang salah.

Yuk, luruskan niat dalam menuntut ilmu. Luruskan niat saat ingin ke Majelis. Begitu banyak kemuliaan-kemuliaan yang bisa kita dapatkan dalam satu majelis ilmu yang kita hadiri. Alangkah rugi jika niat kita sendirilah yang menyebabkannya tertolak.

Simaklah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah ini, “Barangsiapa menempuh suatu jalan dalam rangka mencari ilmu maka Allah akan tunjukkan baginya salah satu jalan dari jalan-jalan menuju ke surga. Sesungguhnya malaikat meletakan syap-sayap mereka sebagai bentuk keridhaan terhadap penuntut ilmu. Sesungguhnya semua yang ada di langit dan di bumi meminta ampun untuk seorang yang berilmu sampai ikan yang ada di air. Sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu dibandingkan dengan ahli ibadah sebagaimana keutamaan bulan purnama terhadap semua bintang. Dan sesungguhnya para ulama’ adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya mereka tidaklah mewariskan dinar maupun dirham, akan tetapi mewariskan ilmu. Barangsiapa yang mengambil bagian ilmu maka sungguh dia telah mengambil bagian yang berharga.”

Wallahu A’lam Bishawab.

©rasacerita
Page 19 of 354
24 Muharram 1439 H

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *